Posts filed under ‘Referensi’

Menulis dalam Gelap, Buku Pertama Blogger Kayuh Baimbai


Sebelum membaca tulisan ini, satu hal yang harus Anda ketahui. Tulisan ini bukan sebuah kata pengantar juga tidak bermaksud ingin menjelaskan sesuatu. Begini ceritanya:

Apa yang sudah kita lakukan?

Apa yang sudah kita berikan?

Apa yang sudah kita capai?

Apa yang akan kita lakukan selanjutnya?

Pertanyaan di atas bukan pertanyaan untuk mendapat beasiswa S2. Tapi sebuah pertanyaan yang perlu dijawab dengan santai-santai saja. Tidak perlu menjawab lantang, apalagi sambil jungkir balik. Begitulah, rencana penerbitan buku oleh Komunitas Blogger Kalsel Kayuh Baimbai sedang diwujudkan.

Mulai dari pengumpulan naskah yang agak ribet, proses editing, pembuatan sampul hingga penentuan judul buku pun sudah terlaksana maksimal. Jika ada pertanyaan bagaimana dan kenapa Judul Buku dan Desain Sampulnya begini dan begitu; please jangan ditanyakan sekarang.

Ijinkan buku ini sampai ke tangan Anda dulu, baca hingga selesai. Biarlah buku itu bersama ruhnya menjawab semua pertanyaan Anda. Baiklah, Kawan! Ini saja dulu ceritanya dan ini gambar penampakan sampul buku tersebut. Silakan dinikmati.

buku menulis dalam gelap

buku menulis dalam gelap

Panduan cara menikmati sampul buku di atas:

Cuma satu: Jangan percaya dengan apa yang Anda lihat!

23 Mei, 2010 at 12:52 pm 18 komentar

Gratis $100 dari Paypal Wishlist


Gratis Dolar dari PayPal Wishlist

PayPal Wishlist

Jagad Facebook saat ini sedang ‘digempur’ oleh PayPal. Gempuran itu bernama Paypal Wishlist. Sebuah kerjasama antara pihak PayPal dengan Facebook. Tujuan kerjasama ini kalau diamati sebenarnya Paypal sedang ingin berjualan. Namun tbiarlah, pengguna Facebook dan pemilik Akun Paypal justru diuntungkan dengan adanya program ini karena PayPal sudah bagi-bagi dana gratis $1 buat sesiapa saja yang bergabung di PayPal Wishlist. Gabung PayPal Wishlist langsung dapat $1 loh.

Masih ada lagi yang luar biasa. Kalau kamu mereferensikan PayPal Wishlist kepada teman-temanmu yang punya akun facebook, kamu akan dapat tambahan dana sebesar $1. Sistem referensi ini hanya berlaku sampai 100 orang, artinya kamu bisa mendapatkan $100 gratis dari PayPal.

Setelah mencapai $100, maka layanan PayPal Wishlist akan langsung mengirimkan duit ke rekening PayPal kamu. Sesuai dengan ketentuan pihak Wishlist, dana baru dikirimkan paling lama 28 Februari 2010. Artinya, masih banyak waktu untuk mengumpulkan sampai $100. Soalnya, kalau tidak mencapai $100, maka kamu tidak akan mendapatkan apa-apa. O, ya…promo PayPal Wishlist ini berakhir tanggal 31 Desember 2009.

Apakah kamu berminat?

1. Sekarang masuk dulu ke akun facebook milikmu. Wajib. Selanjutnya baru baca point ke dua. Sudah?

2. Kemudian masuk ke halaman promosi Paypal Wishlist atau klik aja link ini biar otomatis. Klik!

3. Kalau sudah terdaftar, kamu akan diminta memasukkan email yang sudah kamu daftarkan di PayPal. Sudah punya belum? Daftar di sini! Kalau tidak punya kartu kredit buat verified, maka lewati saja permintaan isian kartu kredit. Yang penting punya akun PayPal dulu.

4. Langkah terakhir tinggal membuat Wishlist. Lalu share langsung ke teman-teman Facebookmu. Caranya klik “Create New WishList” dan akan muncul beberapa produk. Pilih 5 produk kemudian klik “Save and Share This WishList” dan akan muncul menu pop up dan klik “Publish

5. Untuk mengetahui link referal PayPal Wishlist bisa dilihat setelah kamu share, lihat ke dinding atau wall. Di situ akan ada link PayPal Wishlist. Arahkan mouse dan itulah link referal yang bisa kamu gunakan untuk berpromosi.

6. Selamat mencoba dan berusaha. Semoga sukses.

Jika ada yang tidak kamu pahami, jangan sungkan buat bertanya dan saya akan berusaha memberikan jawaban tapi maaf kalau jawabannya tidak memuaskan.

21 November, 2009 at 6:40 pm 16 komentar

Iklan Baris Gratis Maknyusss…


iklan baris gratis

situs iklan baris gratis

Situs iklan baris tampaknya sedang laris manis. Artinya iklan baris sedang dibutuhkan banyak orang. Nanti kita buktikan saja. Baiklah, waktumu sangat berharga dan saya tidak ingin membuat kamu kecewa membaca tulisan ini hanya karena saya berlama-lama. Maka, yuk kita mulai saja ceritanya.

Alkisah, seseorang yang dulu pernah mengajarkan gratis ilmu seo kepada saya, namun berhubung saya murid yang pemalas maka antara teori dan praktek tidak berbanding lurus. Hasilnya bengkok-bengkok.

Katanya: menjual atau tidak menjual suatu saat jumlah pengunjung akan memiliki arti sendiri bagi blogmu.

Saya tidak menampik, banyaknya kunjungan apalagi ada yang berkenan meninggalkan komen di blog ini, minimal semangat ngeblog saya jadi nambah. Ayo beri saya semangat yang keras. Lagi…lagi dan lebih lagi.  Hehehe…Lantas bagaimana supaya dapat pengunjung yang buanyak sekali? Kalau perlu benwitnya sampai jebol. Wakakakak…salah satu yang dia sarankan adalah mempromosikan blog kita di sekian banyak situs iklan baris tersebut. Apa untungnya?

Coba kamu perhatikan hasil pencarian google. Sekarang ini situs iklan baris hampir merajai google serp. Terutama kata kunci yang  berhubungan dengan bisnis. Entah itu bisnis jasa, jual barang, bahkan ada juga loh yang memasang iklan jasa sedot WC, jual DVD bokep (hahaha), software forex, jasa pembuatan adsense, hingga jual tanah kaplingan. Itu baru contoh saja dan masih banyak contoh lain yang ditawarkan melalui situs iklan baris.

Kenapa harus melalui situs iklan baris?

Ini pertanyaan susah untuk anak seumur saya. Tapi saya akan coba menjawabnya dengan memosisikan diri sebagai orang yang sedang membutuhkan jasa periklanan. Pasang iklan di internet itu sangat mudah, gampang, bahkan gratis. Apalagi sekarang ini di internet banyak sekali situs yang menyediakan jasa periklanan. Sekadar contoh situs yang satu ini pasang.com. Di situs iklan baris tersebut banyak sekali jasa yang bisa kita tawarkan. Silakan dilihat sendiri dan nikmati saja layanannya.

Lantas kenapa Situs Iklan Baris bisa merajai Google SERP? Jawaban sederhananya mungkin karena banyaknya orang yang memasang iklan, artinya hampir setiap hari ada posting baru maka Google menganggapnya situs yang baik. Beda dengan blog saya ini, jarang posting. Selain itu, karena banyak orang yang ingin memasang iklan, secara tidak langsung jumlah visitor pun juga banyak. Jumlah visitor yang banyak tentunya dianggap sebagai situs yang penting dan layak mendapat posisi yang bagus di google serp.

Bagaimana jika kita sudah punya website atau blog?

Kalau saya perhatikan, banyak orang-orang yang sudah memiliki website atau blog bisnis namun mereka tetap menggunakan situs iklan baris untuk mempromosikan situs mereka. Kenapa oh kenapa? Jawabannya (mungkin) selain posisinya bagus di Google SERP, pengunjung iklan baris juga banyak. Mereka sengaja datang ke situs iklan baris untuk mencari info yang sedang mereka butuhkan. Nah lo.

Kesimpulan

Kesimpulannya adalah, situs iklan baris layak dipertimbangkan sebagai salah satu strategi mensukseskan kepentingan Anda. Terserah, apapun jenis kepentingannya. Itu saja dulu ceritanya, kalau ada yang ingin diskusi, dengan senang hati dipersilakan.

19 November, 2009 at 12:01 am 14 komentar

Tips Mengirim Karya Sastra ke Surat Kabar (2)


Tujuan mengirim tulisan ke surat kabar adalah untuk diterbitkan. Tapi, setelah menunggu beberapa lama, kenapa tidak terbit juga?

Coba Anda pertimbangkan tips berikut ini. Jangan hanya mengirim satu kali, tapi berkali-kali dan lakukan terus menerus. Ini merupakan pengalaman dari mereka yang sempat naskahnya berkali-kali ditolak oleh surat kabar. Memang, ini akan membosankan, bahkan tidak sedikit yang putus asa. Tapi bagi Anda, saya sarankan bersikap positif dan tetap memiliki semangat yang kuat.

Naskah yang telah kita kirim, sebelum diterbitkan, seorang redaktur akan menseleksi lebih dahulu. Di samping itu, tentu saja jumlah pengirimnya tidak sedikit. Maka, dengan sendirinya terjadi persaingan. Hal paling menyebalkan adalah, persaingan itu dilakukan dengan penulis lain yang lebih dulu memiliki nama besar. Sisi negatif tulisan ini juga pernah saya posting di sini.
(lebih…)

31 Juli, 2008 at 8:40 pm 6 komentar

Mabuk


catatan singkat buku kumpulan esai ‘Tunasosial’ yang ditulis oleh M. Mahfuz Abdullah.

sampul buku mahfuz

sampul buku mahfuz

Hampir satu bulan buku itu nangkring di bookcafe, Banjarbaru. Namun baru kali ini saya berkesempatan membaca isi dalamnya. Ternyata,asyik juga. Ada cerita paling lucu yang ditulis oleh Mahfuz untuk memnggambarkan situasi masyarakat Kalimantan Selatan, Banjarmasin khususnya, dalam mematuhi larangan penjualan minuman keras (miras).
Konon, Walikota Banjarmasin pernah melakukan inspeksi mendadak. Turun ke jalan untuk mengetahui sejauh mana warga Banjarmasin mematuhi Perda miras. Sang Walikota sengaja mencari warung penjual miras. Setelah ketemu, terjadilah dialog semacam ini (tanpa mengurangi arti sebenarnya, dialog asli menggunakan bahasa Banjar, kemudian saya tulis ulang ke dalam bahasa Indonesia);
“Ada bir? ujar Walikota bertanya.
“Tidak boleh lagi jual bir, Pak. Sekarang ini sudah ada larangan untuk menjual bir,” ujar si pemilik warung yang memang biasanya
menjual bir.
“Aku sudah sering kemari dan menjadi langganan warung ini setiap kali membutuhkan bir,” tandas si Walikota. (lebih…)

31 Juli, 2008 at 4:51 pm 1 komentar

Tips Mengirim Karya Sastra ke Surat Kabar (1)


Tips ini saya berikan bukan berarti menjamin 100% karya sastra Anda akan diterbitkan oleh koran. Tapi bukan berarti Anda tidak memiliki kesempatan untuk itu. Berikut akan saya uraikan hal-hal yang patut diperhatikan sebelum mengirim karya sastra ke surat kabar. Semoga mencerahkan.

Surat Kabar Apa yang Anda Tuju?
Memahami karakter sebuah media sangat penting dilakukan jika karya Anda ingin mendapat peluang diterbitkan oleh media tersebut. Bagaimanapun, tiap-tiap surat kabar memiliki kriteria masing-masing. Jadi, tak ada salahnya mempelajari satu demi satu karya sastra yang terbit di tiap-tiap surat kabar. Bagaimana cara mempelajarinya? Mudah kok. Coba Anda baca karya sastra koran yang dipublikasikan kembali oleh http://www.sriti.com. Lakukanlah riset kecil-kecilan dengan cara memilah surat kabar yang memuatnya. Ambil 10 cerpen atau 10 puisi, bahkan lebih. Sediakan waktu untuk membaca keseluruhan karya sastra tersebut. Dengan cara itu, Anda akan mengetahui kecenderungan masing-masing media surat kabar ketika meloloskan (menerbitkan) sebuah karya sastra di surat kabar mereka. (lebih…)

29 Juli, 2008 at 1:19 pm 16 komentar

Sastrawan, Honor, dan Dewan Kesenian


Sumber: Edisi Cetak Harian Radar Banjarmasin Cakrawala edisi Minggu 11 November, 2007.

 

 

Oleh: Putik Samira

***

 

IZINKANLAH saya bicara tentang – kalau boleh disebut — sastra, meski saya bukanlah siapa-siapa.

Catatan ini saya buat berdasarkan obrolan-obrolan santai dengan beberapa kawan sastrawan serta dari kegiatan sastra seperti Kongres Cerpen Indonesia (KCI) V yang baru saja berlalu, yang bahkan inguhnya mungkin masih tercium hingga saat ini.

Baiklah, saya ingin bicara tentang hal yang mungkin sedikit “tabu” namun cukup sering menjadi pembicaraan di beberapa kalangan sastrawan, baik diam-diam maupun terang-terangan. Yakni soal honor. Maaf Redaktur Cakrawala Sastra & Budaya Radar Banjarmasin, bila saya bicara tentang hal yang mungkin sangat sensitif ini. Tapi, demi kemaslahatan bersama, saya merasa penting hal ini dibicarakan di ruangan Cakrawala yang saya kira terbuka bebas bagi siapa saja yang hendak menulis.

Memang, beberapa waktu lalu pernah ada tulisan seorang penyair yang menyinggung tentang honor karya sastra yang diberikan Radar Banjarmasin untuk setiap karya yang terbit. Intinya, ya tahulah, sudah pasti tentang bagaimana meningkatkan “UMR” setiap karya sastrawan yang dimuat di halaman Cakrawala ini. Isinya, ya bujuk-bujuk, rayu-rayuan agar pihak koran yang kita cintai bersama ini mau “bermurah hati” menambah “upah” atas setiap karya. (lebih…)

11 November, 2007 at 6:46 pm 1 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Statistik:

  • 287,784 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

RSS Berita Banjar

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.