Catatan ASEAN BLOGGER CONFERENCE 2011

28 November, 2011 at 7:45 pm 5 komentar


AKHIRNYA selesai juga membuat catatan selama mengikuti Asean Blogger Conference 2011, dan maaf jika berkesan basi. Maklumlah, hari-hari saya selalu ditimpuk dengan rutinitas yang kerap menyita waktu dan perhatian. Untuk sekadar menulis pun, seringkali harus berkelahi dengan diri sendiri. Dan inilah tulisan saya tentang Asean Blogger Conference 2011 setelah berhasil mengalahkan diri sendiri tersebut.

Enam tahun lalu ketika saya belajar menggeluti blog, tidak terpikir aktifitas ngeblog akan menjadi sepenting ini. Berbagai event blogger nasional digelar, sampai akhirnya kemarin saya dihadapkan dengan Asean Blogger Conference (ABC, Bali, 16-17 November 2011). Catatan ini sekadar upaya mengkorelasikan antara ABC menuju komunitas ASEAN 2015 dan beberapa hal penting selama mengikuti kegiatan ABC.

Menuju Komunitas ASEAN 2015

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato pembukaan Sidang Ke-44 ASEAN Ministerial Meeting di Bali memuji gagasan pembentukan ASEAN Blogger Community. Komunitas-komunitas blogger di tanah air yang tergabung dalam ASEAN Blogger Community kini diakui Presiden memainkan peranan penting dalam mendorong proses terbentuknya Komunitas ASEAN 2015 (http://aseanblogger.com/?p=728). Pertanyaannya, kenapa peran blogger dianggap penting? Lalu apa itu Komunitas ASEAN 2015?

Jika selama ini ASEAN cenderung menjadi hubungan antar negara, maka ke depan ASEAN akan menjadi sebuah komunitas berbasis kemasyarakatan (from state oriented to people oriented). Lantas apa peran blogger?
Blogger dengan aktifitasnya memproduksi informasi, dalam hal kebijakan pemerintah tentunya dapat berfungsi sebagai kontrol menuju komunitas ASEAN 2015 yang menitikberatkan pada tiga hal seperti yang terdapat dalam 3 pilar ASEAN: ASEAN Policy-Security Community, ASEAN Economic Communty, ASEAN Socio-Cultural Community. Dengan kata lain, tulisan-tulisan blogger diharapkan menjadi penyampai informasi dari sudut pandang masyarakat yang menerima hasil dari berbagai kebijakan pemerintah. Sudahkah kebijakan-kebijakan pemerintah berpihak untuk tercapainya komunitas ASEAN 2015?

Bale Bengong dan Blogger Bali

Salah satu rangkaian acara di luar ABC adalah menghadiri ultah komunitas Blogger Bali. Bale Bengong sendiri adalah situs Jurnalisme Warga Bali yang berdiri sejak 4 tahun lalu. Beberapa penggeraknya adalah para blogger Bali sebagai komunitas dan beberapa wartawan di sana. Berkenalan dengan mereka, tampak sekali semangat dan optimisme yang mulia; mereka yakin, keberadaan blogger dan masyarakat Bali yang menyadari pentingnya fungsi jurnalisme warga merupakan aset tak ternilai untuk perkembangan dan kemajuan informasi tentang Bali. Mereka menganggap, sebagai masyarakat Bali, maka mereka pun wajib memajukan Bali dengan kemampuan mereka sebagai blogger. Saat berdiskusi, saya pun akhirnya tahu, jangan pernah berharap menemukan angkutan umum di Denpasar. Kata mereka, Angkutan umum tidak laku karena masyarakat cenderung memiliki kendaraan sendiri. Kenyataannya, sepanjang jalan di Denpasar, memang tidak ada angkutan umum.

Museum Pasifika

Museum Pasifika menjadi venue acara yang berada di area Nusa Dua. Ketatnya penjagaan menjelang KTT ASEAN membuat saya ngeri melihat barisan pengamanan di sana. Di setiap pohon besar, di situ berdiri keamanan sambil menenteng M-16. Nah, saat menikmati museum Pasifika, seorang blogger sempat nyeletuk, “Museumnya asyik banget ya? Tidak berkesan angker dan bersih pulak!” Memang, dari tata cahaya, baik lampu penerangan maupun sinar matahari diatur sedemikian rupa. Fasilitas MCK, taman, ditata dengan apik lengkap dengan pengaturan kombinasi warna cat yang eye catching.

Soal acaranya, ABC dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring. Beliau mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia siap mendukung perkembangan dunia IT. Saat mengakhiri pidatonya, tak lupa Tifatul Sembiring membacakan pantun, “Ikan Hiu Beli Es Puter, Thank You and See You Later!”

Selanjutnya adalah Hazairin Pohan yang mempresentasikan tentang impelentasi Asean Blogger terhadap perkembangan dan isu-isu di Asean. Selain itu, masih ada lagi presentasi dari tim ICT Watch, beberapa praktisi hukum dan diskusi tentang upaya masyarakat yang tidak sekadar menerima informasi tapi juga memberi informasi, freedom of expression, dan kode etik online. Kode etik online yang dimaksud adalah, seorang blogger diharapkan memiliki etika dan kemampuan mengatur diri sendiri saat berbagi informasi agar tidak terjerat hukum yang berlaku di negara masing-masing. Bebas dan bertanggung jawab, begitulah intinya.

Nah, giliran Mike Orgill dari pihak Google yang presentasi, entah kenapa selalu tak memberikan rasa puas yang mendalam. Ringkasnya ia hanya menjelaskan agar membuat tulisan yang segmented. Kenapa google tak pernah membicarakan sesuatu yang mendalam justru saya temui jawabannya di luar acara, persis di bawah rindang pohon. Jujur, udara Bali sangat panas. Maka bisa dimaklumi jika orang lebih suka menggunakan busana yang terbuka di sana..hehehe.

Blogger asal Pekanbaru menceritakan bahwa google tidak akan pernah mau menceritakan sesuatu yang ada di dalam perusahaan mereka. Contoh kasus, dulu ada seorang publisher adsense dari luar negeri terkena banned, sementara si publisher merasa tidak pernah melanggar Term of Service (TOS), publisher tersebut kemudian membawa google ke persidangan. Pihak google tak mau memberi penjelasan bahkan dan menyetujui tuntutan pengadilan untuk membayar semua dana yang dihasilkan si publisher. Pertanyaannya, mampukah hukum Indonesia memfasilitasi dan melindungi hak-hak pengguna internet? Tanya blogger Pekanbaru tersebut.

Mejeng ke Garuda Wisnu Kencana
Ini adalah bagian berasyik ria setelah seharian acara menggunakan bahasa inggris yang membuat saya susah mencerna semua penyampaian dari pemateri, terlebih acara terkesan dipadatkan dengan suhu udara yang mengalahkan panasnya kota Banjarbaru.
Saya maklum acara jalan-jalan cuma bisa ke GWK mengingat menjelang KTT ASEAN, jalanan di Bali super sibuk, macet dan segala macam lainnya. Ke GWK seperti halnya ke puncak. Dari atas sana bisa melihat panorama alam Bali dari ketinggian. Seorang kawan bilang seperti ini, “Coba kalau di Kalsel, penambangan pasir atau batu dibuat perencanaan matang dengan prioritas cagar wisata, maka areal penambangan bisa menjadi laiknya GWK.” Itu memang benar. Area GWK adalah tanah berbatu dan pasir. Melihat dari pola kerukan, semuanya seperti sudah diatur sejak awal. Bagian mana yang harus dikeruk yang nantinya bisa dikembangkan menjadi aset wisata. Dinding-dinding kerukan bisa dimotif sasirangan atau cerita sejarah perjuangan rakyat Banjar.

Ya, begitulah. Itulah harapan sekaligus kemirisan setelah melihat begitu visionernya negeri orang lain lalu membandingkannya dengan negeri sendiri. Sebenarnya banyak hal yang seharusnya dicatat, tapi semoga ini sudah mewakilinya. Maaf jika banyak kekurangan. Viva Blogger ASEAN. Dokumentasi foto Asean Blogger Conferencenya ada di sini.[]

 

About these ads

Entry filed under: Ulasan. Tags: .

Lomba Cerpen Deadline Desember 2011 Radar Banjarmasin & Komunitas MGR Daftar Pemenang Kontes Cerpen RADAR BANJARMASIN dan MGR 2011

5 Komentar Add your own

  • 1. Zian X-Fly  |  30 November, 2011 pukul 11:55 am

    makin terkenal ja kayuhbaimbai… sukses!

    Balas
  • 2. surya  |  2 Desember, 2011 pukul 1:50 pm

    semoga sukses blogger asean-nya

    salam blogwalking

    hmsf08.blogspot.com

    Balas
  • 3. Rudiansyah  |  14 Desember, 2011 pukul 11:12 pm

    Sukses selalu

    Balas
  • 4. alpagatani  |  19 Desember, 2011 pukul 7:05 am

    wah, asik sekali ya… sukses terus,Bang..

    Balas
  • 5. yisha  |  19 Desember, 2011 pukul 3:35 pm

    sukses sob…

    Balas

Tinggalkan pesan sesuai konteksnya:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia
Komunitas Blogger Kalimantan Selatan Ensiklopedi Borneo Kalimantan

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Statistik:

  • 230,866 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Fotografi

IMG_9999

IMG_9997

IMG_9982

More Photos

%d bloggers like this: