Curhat, Agustusan…(1)

7 Agustus, 2008 at 12:30 am 5 komentar


Jika Agustus tiba, dan orang-orang mulai bersiap-siap merayakannya, maka ada kegetiran yang ingin aku katakan. Pertama, aku tidak setuju jika orang-orang masih menebang pohon pinang hanya untuk alasan ingin merayakan hari proklamasi negara kita. Dulu, aku memang menyukai panjat pinang. Tapi, apakah tidak bisa diganti dengan cara yang lain? Satu bulan lebih kuamati pepohonan pinang di sekitar wilayah kota Banjarbaru. Jumlahnya, tidak seberapa. Jika tahun ini, setiap RT, kampung, desa, kelurahan, kecamatan, masing-masing menebang satu pohon, bahkan lebih. Aku yakin, pohon-pohon itu akan habis. Meskipun, saat kita menebang, saat itu kita juga menanam bibit pinang, satu tahun tidak cukup untuk menghasilkan pohon pinang yang tinggi besar. Sebenarnya, apakah tanpa panjat pinang kita tidak bisa merayakan hari proklamasi kemerdekaan negara kita? Atau, apakah dengan tidak memanjat pohon pinang maka kita menjadi orang (negara) yang tidak merdeka?

Iklan

Entry filed under: Umum. Tags: , , , , .

Serakah Balada seorang blogger

5 Komentar Add your own

  • 1. Ari  |  7 Agustus, 2008 pukul 11:02 am

    Ganti jadi manjat tower aja..dah… tapi kalau manjat piang itu paling asik..apa lagi kalau di kasih sabun sama oli…huezzzzz langsunggg maknyuss…memang inilah bentuk dari sebuah kemeriahan dari 17 agustus an dimana kita merayakan dan menyambut nya dengan suka cita…. tapi setidak nya kita sudah merasakan kemerdekaan…merdeka dari tirani penjajahan…merdeka dari penindasan.. walaupun hidup masih sulit… harga masih mahal… tapi setidak nya… dengan moment 17 agustan ini kita harus bangkit dari semua ini, jangan biarkan kita di jajah oleh bangsa sendiri… MERDEKAAAAAA !!!! HIDUP ATAU MATI !!!!

    Balas
  • 2. Pakacil  |  7 Agustus, 2008 pukul 12:19 pm

    Saya tak tau, karena sudah cukup lama tak memperingati 17-an di kampung dan dimanapun. Karena memperingati kemerdekaan tidak terkait dengan kemerdekaan itu sendiri, hanya sekedar memperingati.

    Kasian pinang…

    Balas
  • 3. ahsani taqwiem  |  7 Agustus, 2008 pukul 1:19 pm

    bujur jar pakacil, kasian pinang,

    Balas
  • 4. annmolly  |  7 Agustus, 2008 pukul 4:34 pm

    lebih baek lomba banyak2an makan kerupuk blom ada duh pemegang rekor MURI pemakan kerupuk.

    setuju sama bang ari, kayuhbaimbai mengadakan lomba panjat BTS operator seluler yang menjamur dan bikin kotor keindahan kota!

    Balas
  • 5. emkaha  |  8 Agustus, 2008 pukul 12:13 am

    Bos apa kabar bos.. sorry tadi di kantor tadi saya ga sempat gabung padahal kangen kongkow kongkow dg mas Hari dan Pa Arsyad.

    Usul bos,… sekalian promo buku karangan Mas Harie.. gimana kalau kita bikin lomba bedah buku mas Harie secara online.. itung2 memasyarakatkan kebisaan menulis oarang2 Banjar.

    Hadiah hiburan… dari saya deh…
    Kalau setuju nanti kita diskusikan bentuk “game” nya..

    Salam,

    Balas

Tinggalkan pesan sesuai konteksnya:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Statistik:

  • 289,229 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

RSS Berita Banjar

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: