Tips Mengirim Karya Sastra ke Surat Kabar (1)

29 Juli, 2008 at 1:19 pm 16 komentar


Tips ini saya berikan bukan berarti menjamin 100% karya sastra Anda akan diterbitkan oleh koran. Tapi bukan berarti Anda tidak memiliki kesempatan untuk itu. Berikut akan saya uraikan hal-hal yang patut diperhatikan sebelum mengirim karya sastra ke surat kabar. Semoga mencerahkan.

Surat Kabar Apa yang Anda Tuju?
Memahami karakter sebuah media sangat penting dilakukan jika karya Anda ingin mendapat peluang diterbitkan oleh media tersebut. Bagaimanapun, tiap-tiap surat kabar memiliki kriteria masing-masing. Jadi, tak ada salahnya mempelajari satu demi satu karya sastra yang terbit di tiap-tiap surat kabar. Bagaimana cara mempelajarinya? Mudah kok. Coba Anda baca karya sastra koran yang dipublikasikan kembali oleh http://www.sriti.com. Lakukanlah riset kecil-kecilan dengan cara memilah surat kabar yang memuatnya. Ambil 10 cerpen atau 10 puisi, bahkan lebih. Sediakan waktu untuk membaca keseluruhan karya sastra tersebut. Dengan cara itu, Anda akan mengetahui kecenderungan masing-masing media surat kabar ketika meloloskan (menerbitkan) sebuah karya sastra di surat kabar mereka.

Di Indonesia, banyak sekali surat kabar yang memuat karya sastra. Jadi, Anda jangan pesimis jika karya Anda ditolak salah satu media. Itu bisa saja karena kurang jelinya Anda memahami karakter surat kabar yang dituju. Bagaimana memahaminya bisa dilakukan dalam bentuk yang saya contohkan di bawah ini.

http://www.suaramerdeka.com
Surat kabar ini cenderung memuat karya sastra dengan tema-tema bebas. Tidak terikat dengan lokalitas atau pun religi. Biasanya, jumlah karakter kurang lebih sebanyak 12.400 karakter. Email: rep@suaramerdeka.com

http://www.suarakarya-online.com

Surat kabar ini cenderung memuat karya sastra dengan tema-tema bebas. Namun, banyak karya yang mereka terbitkan kental dengan unsur lokalitas. Jumlah karakter kurang lebih tulisan sebanyak 10.073 karakter.

http://www.balipost.co.id

Surat kabar ini mengusung tema-tema lokalitas, religiunalitas (tertentu), tema bebas (seluk beluk Bali). Jumlah karakter, kurang lebih 7.868. Terakhir yang saya ketahui, untuk pengiriman naskah bisa menghubungi sdr(i) Ira, dengan alamat blog http://irapuspitaningsih.blogspot.com

http://www.suarapembaruan.com

Surat kabar ini menerima karya sastra dengan tema-tema bebas, tidak kentara lokalitasnya. Jumlah karakter, kurang lebih 9768. email: koransp@suarapembaruan.com

http://www.republika.co.id

Surat kabar ini mengusung tema-tema religi islam dan lokalitas. Jumlah karakter, kurang lebih 9000. email: sekretariat@republika.co.id

Untuk surat kabar lainnya, silakan Anda pelajari sendiri. Untuk tips berikutnya, mohon sabar. (bersambung)

Iklan

Entry filed under: Cerpen, Esai, Referensi, Sajak, Tips Mengarang Cerpen, Tips Menulis, Trial & Error, Umum. Tags: , , , , .

Bunuh Diri dengan Pistol Air | Antologi Puisi Mabuk

16 Komentar Add your own

  • 1. suhadinet  |  29 Juli, 2008 pukul 3:54 pm

    Makasih, sangat bermanfaat untuk saya yang baru mulai. Ditunggu tips lanjutannya ya.

    Balas
  • 2. rahmat sandi  |  30 Juli, 2008 pukul 10:24 am

    wah saya tak bisa nulis sastra

    Balas
  • 3. sudianor  |  30 Juli, 2008 pukul 12:46 pm

    artikel yg sangat bermanfaat…terimakasih. Di tunggu tips berikutnya…salam

    Balas
  • 4. esbe_lubis  |  30 Juli, 2008 pukul 2:56 pm

    hai ajari dong gmana caranya nulis sastra
    yang sesuai dengan budaya kita
    ada ngak jalan pematang menuju penyair

    Balas
  • 5. fahrizal  |  1 Agustus, 2008 pukul 5:21 am

    wah makasih atas tips bermanfaatnya… O iya salam kenal saya Fahrizal

    Balas
  • 6. qori  |  1 Agustus, 2008 pukul 7:08 am

    lagi lagi fahrizal,teman seasrama saya.
    ia memang penulis berbakat menurut saya.

    Balas
  • 7. dien elbanteni  |  22 September, 2008 pukul 5:40 pm

    dy sempet kebingungan neh buat ngirimin karya tulis.,, artikelnya ok.”””ditunggu tips laennya y

    Balas
  • 8. ira  |  29 September, 2008 pukul 12:54 pm

    bagaimana denga penggunaa bahasanya??????????????????

    Balas
  • 9. bambang irwanto  |  9 Oktober, 2008 pukul 11:30 pm

    gue tu gak sempet ngasih komentar. siri yee…

    Balas
  • 10. Rita  |  11 Oktober, 2008 pukul 1:55 pm

    Tipsnya oke juga. Tambah dong bahasan karakter sastra media masa lainnya, seperti tabloid atau majalah!

    Balas
  • 11. puput  |  24 Oktober, 2008 pukul 6:41 pm

    makasih tipsnya keren banget. oke deh yang passti ga ada kata terlambat untuk menulis

    Balas
  • 12. Raihana Syafy  |  4 Februari, 2009 pukul 12:26 pm

    ooooooooow.. ngirim cerpen,artikel ato naskah lewat e-mail bisa to? kasian sananya yang baca didepan komputer terus dunk?????????

    Balas
  • 13. sanur sukur  |  6 Juli, 2009 pukul 11:01 am

    apa yang harus dicantumkan dalam email selain tulisan,..misalnya no mekening ? alamat ? identitas ? mohon dijelaskan format bakunnya yaa….salam kenal sanur

    Balas
  • 14. Anonim  |  16 September, 2011 pukul 10:41 pm

    aku ingin mencoba mengirimkan karya sastra ini..tpi aku takut tidk diterima

    Balas
  • 15. gam_shu  |  15 Desember, 2011 pukul 5:06 pm

    kalo puisi kenaknya kirim ke mana ?? n karakternya berapa bang ??

    Balas
  • 16. Amin rahwati  |  28 Maret, 2012 pukul 8:07 pm

    Saya tertarik sekali menulis cerpen.sdh ad dibenak kisah sekitar yg menarik tp entah mengapa selalu terhenti sebelum sampai pertengahan seperti buntu pd pengembangan cerita..jd sampai saat ini belum terwujud 1 cerpenpun

    Balas

Tinggalkan pesan sesuai konteksnya:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Statistik:

  • 287,195 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

RSS Berita Banjar

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: