Mall

17 Juni, 2008 at 1:51 am 6 komentar


Catatan: Murah, diskon, kesempatan dan kualitas itu di dukung dengan udara AC, lantai keramik, eskalator yang mewah.

Saya selalu bimbang jika pergi ke Mall. Harganya itu lo, bisa membuat isi kantong habis di tempat. Dan itu terjadi pada setiap mall yang pernah saya jumpai. Setiap barang yang mereka jual di sana, selalu saja memiliki tiga angka di belakang koma. Rp.49.499, atau Rp.99.999. Sekilas tampaknya murah, padahal tidak. Strategi pemasaran model itu sebenarnya bukan menjadi rahasia umum lagi. Bahwa kita terbiasa lebih dulu membaca angka atau huruf dari kiri ke kanan. Saat bertemu dengan angka ‘4’ maka otak kita langsung otomatis mengatakan bahwa ‘4’ adalah empat. Bukan 5 kurang sedikit. Meskipun teorinya tahu, entah kenapa saya tetap yakin bahwa harga itu murah, dan otak mengatakan bahwa itu seharga 40 ribuan. Padahal hampir 50 ribu, atau lebih sembilan ribu empat ratus sembilan-sembilan rupiah. Dan gobloknya lagi, saya tetap ngotot bahwa itu 40 ribuan.

Tidak hanya itu. Mall juga membuat saya tidak habis pikir. Ia seperti orang baik yang siap menawarkan banyak pertolongan. Jika Anda pergi ke mall, hampir semua barang kebutuhan Anda ada di sana. Tapi anehnya, Mall selalu berhasil menghabiskan isi dompet saya. Kenapa sebab? Ternyata masih ada satu hal lagi yang mengacaukan pikiran. Yakni, diskon. Hampir setiap sudut, kita akan menemui tulisan diskon tersebut dengan posisi yang menantang. Tujuannya adalah agar otak kita terangsang. Siapa sih yang tidak tergoda dengan kalimat diskon dan murah? Apalagi jika kita terlanjur yakin bahwa setiap barang di Mall itu berkualitas tinggi. Murah, diskon, berkualitas. Otak Anda akan mengatakan, ini adalah kesempatan. Borong saja semuanya dan Anda akan lupa bahwa tujuan murah, diskon, berkualitas adalah agar isi dompet Anda habis saat itu juga. Banyak barang yang tidak Anda butuhkan, tiba-tiba Anda beli.

Namun, tampaknya kalimat diskon sudah mulai jarang digunakan. Percayalah, itu bukan karena kalimat discount hilang kesaktiannya. Tapi justru disimpan dan digunakan pada momen-momen tertentu. Lebaran misalnya. Di mana orang-orang menjalankan tradisi membeli pakaian-pakaian baru.

Lantas bagaimana di hari-hari biasa? Sebagai pengganti diskon, strategi lain yang sedang cenderung akan digunakan adalah, sebuah harga yang diberikan coretan.

Rp.84.999

Rp.69.899

Pasti Anda berpikir bahwa harga barang tersebut sebenarnya adalah Rp.84.999 dan ternyata Anda mendapat kesempatan membelinya dengan harga murah. Rp.69.899. Itu karena dalam hal membaca tulisan, kita juga terbiasa melihat dari atas ke bawah. Angka pertama yang kita jumpai adalah angka delapan selanjutnya turun pada angka enam. Dan sadarkah bahwa kasus angka enam itu kembali tentang kebiasaan membaca dari kiri ke kanan. Enam adalah enam. Padahal kita harus membayar, 70 ribu kurang sedikit. Tapi benarkah itu sudah murah? Ya, tentu saja murah karena Anda diperlihatkan pada sebuah harga yang lebih mahal ketimbang harga yang akan Anda bayar. Dan untuk meyakinkan Anda, harga yang diberi coretan itu bisa menjadi tiga, empat atau lima baris. Sementara mata dan otak Anda akan segera terangsang dengan harga yang terendah. Jika semua barang diperlakukan seperti itu? Sangat mungkin terjadi Anda akan mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli barang-barang yang tidak Anda butuhkan. Karena otak Anda mengatakan, KESEMPATAN, MURAH, DISKON dan KUALITAS.

Iklan

Entry filed under: Umum. Tags: , , .

Apa yang membedakan antara J.K Rowling dengan saya? Bikin ebook panduan wordpress.com

6 Komentar Add your own

  • 1. SHALEH  |  18 Juni, 2008 pukul 10:04 am

    UntungLah aku jarang beli di Mall, paling klo ke Mall buat nonton ato makan.

    Balas
  • 2. annmolly  |  18 Juni, 2008 pukul 11:22 am

    yg rada mengganggu sebenarnya sales alat2 rumah tangga yg sering narik2 ibu2/bapak2 di dpn eskalator. yg murah mungkin cuman di MALLioboro. Wakakakak

    Balas
  • 3. TAMBAL BAN  |  20 Juni, 2008 pukul 12:40 am

    kawa umpat ma andak tambal ban… lah yu…di mall tu…kalo kawa hub. saya lah..

    Balas
  • 4. alvee  |  20 Juni, 2008 pukul 4:03 pm

    selain tambal ban, kayaknya mall perlu tempat tukang bikin kunci…
    biasanya susah bngt klo kt nyari kunci yg ilang ato ketinggalan di motor, klopun dpt kt dibikin pusing dulu sama oknum d sana..
    kujuk kujuk ke sana ke mari hanyar dikembalikan kunci kt..
    itupun bayar jg..

    Balas
  • 5. Pakacil  |  24 Juni, 2008 pukul 8:54 pm

    kalau soal bardis (barang diskon) aku memang salah satu penggemarnya, hihihi..
    tapi ada triknya untuk tau itu barang benar² diskon atau tidak.
    😀

    Balas
  • 6. khai_ril  |  2 Juli, 2008 pukul 2:32 am

    “Harganya itu lo, bisa membuat isi kantong habis di tempat”

    “Ternyata masih ada satu hal lagi yang mengacaukan pikiran. Yakni, diskon”

    Hmmmm, harganya? diskonnya? ato emang kantongnya yang tipis shingga langsung habis di tempat?

    Jawabannya om Hariiieee??? Hueeeheeeeeheee…. Bgaya om laaaaa…

    Balas

Tinggalkan pesan sesuai konteksnya:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

Statistik:

  • 288,888 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

RSS Berita Banjar

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: