Apa yang membedakan antara J.K Rowling dengan saya?

13 Juni, 2008 at 1:01 am 6 komentar


Catatan: Saya sadar diri kok!

Sebuah sumber yang tidak dapat dipercaya mengatakan bahwa kemampuan menulis saya jauh lebih baik ketimbang J.K. Rowling. Itu katanya. Tapi saya akan membantah bahwa apa yang dikatakan sumber itu adalah fitnah. Saya menolak untuk menyebutkan sumber itu dalam tulisan ini. Toh sebenarnya sumber yang saya sebutkan tidak pernah ada. Ia hanya tokoh imajiner yang memaksa ingin nampang dalam tulisan ini.

Tapi sungguh, antara saya dan J.K Rowling itu sangat jauh berbeda. Dia lahir di Inggris dan saya di Banjarmasin. Jauh bukan? Apalagi popularitas J.K Rowling sungguh mengejutkan, hanya dengan tulisan pendek saja ia berhasil menjualnya seharga 25 Ribu Ponds pada lelang amal yang dilaksanakan oleh salah satu toko buku Waterstone di Piccadilly, London. Silakan Anda hitung sendiri 25 Ribu Ponds tersebut ke dalam mata uang rupiah. Ck, ck, ck…harga yang luar biasa untuk sebuah tulisan yang hanya terdiri dari 800 kata. Sementara saya, andai… sanggup menulis hingga ribuan kata, apakah ada yang berani membelinya? Saya jawab saja, tidak. Maklum, saya bukan siapa-siapa.

J.K Rowling, demikian orang mengenal namanya. ‘J’ artinya Joanne, dan ‘K’ adalah Kathleen. Jadi nama panjangnya adalah Joanne Kathleen Rowling. Seorang perempuan yang sejak tahun 1999 menjadi sorotan Kesusastraan Internasional melalui novel panjangnya si Harry Potter. Gara-gara novel itu juga kemudian saya pernah dipanggil dengan sebutan hari potret oleh seorang anak kecil bernama Sutan Tsabit Kalam Banua. Ia adalah buah cinta dari sepasang sastrawan, Raudal Tanjung Banua dengan Nur Wahida Idris. Tsabit terlalu memaksa untuk menyamakan saya dengan Harry Potter. Padahal saya tidak bisa menyihir, kemana-mana naik sepeda motor, beda dengan Harry Potter yang mengenakan sapu terbang. Apakah jangan-jangan saya adalah Harry Potter versi Indonesia yang akan dikenal dengan sebutan Hari Potret?

Tidak, itu sangat jauh dari apa yang sudah ingin saya tuliskan. Ini antara saya dan J.K. Rowling. Harry Potter hanyalah nama tokoh di dalam sebuah novel yang masuk daftar papan atas New York Times best-seller. Kalau ingin membandingkan lagi, tentu semakin jauh perbedaan antara kami berdua. Saya justru tidak pernah masuk ke dalam papan, tapi kalau kejepit sudah pernah, itu pun hanya pada jari kelingking.

Dari sekian banyaknya perbedaan antara kami berdua, maka saya ada rencana membuat tandingan Harry Potter. Yakni akan menggunakan satu jurus pemberian Sutan Tsabit Kalam Banua, Hari Potret. Tapi mengenai kebenaran apakah Hari Potret sungguh akan saya tulis menjadi novel, mohon jangan digosipkan. Ini cuma isu kok. Itulah beda antara saya dan J.K Rowling. Ia terus berkarya, dan saya tidak. Bravo! J.K. Rowling.

Entry filed under: Umum. Tags: , .

Sisi Lain dari Final Telkom Speedy Competition Mall

6 Komentar Add your own

  • 1. mia  |  13 Juni, 2008 pukul 10:37 am

    ada-ada ha … gimana bisnis kita, bro ? akur haja kalo ?! I hope so.

    Balas
  • 2. sandi  |  13 Juni, 2008 pukul 11:16 pm

    wal.., kalau yang membedakan ente dgn JK Rowling, itu sudah pasti gak bisa dihitung.., heheee.. Tapi kalo ada samanya, nah itu baru “good news”. dan ane kira, hal yang samanya adalah, ente dan JK Rowling sama-sama penulis. hanya saja, dia terkenal seluruh dunia, ente baru terkenal tingkat provinsi, heheee…

    Balas
  • 3. SHALEH  |  13 Juni, 2008 pukul 11:49 pm

    Ya.. iyalah beda. Mas Laki2, dia perempuan. Gitu aja ko repot. hehee

    Balas
  • 4. nita  |  14 Juni, 2008 pukul 12:42 pm

    dulu juga jk rowling bukan siapa2, waktu novelnya laris manis baru deh dia jadi siapa2. itu sutan tsabit keponakannya indrian koto kan…saya gak pernah lupa nama unik itu waktu baca di blognya koto. btw thanks udah mampir di blogku ya

    Balas
  • 5. suhadinet  |  16 Juni, 2008 pukul 1:40 pm

    Mungkinkah saya bisa sehebat J.K. Rowling?
    Saya ingin sekali. *siapa yang tak ingin, dasar dodol*:mrgreen:
    Kalau Harie Insani Putera sih kayaknya ada propspek..
    (just kidding..)

    Balas
  • 6. nengthree  |  16 Juni, 2008 pukul 4:35 pm

    semuanya beda ternyata…

    Balas

Tinggalkan pesan sesuai konteksnya:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Statistik:

  • 283,231 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

%d blogger menyukai ini: