Saya dimaki…

9 Mei, 2008 at 6:05 pm 4 komentar


Catatan: Anda bukan orang yang pertama dan makian ini tidak tergolong SPAM

Sebenarnya saya sendiri tidak mendengar langsung makian tersebut, tapi saya jamin sumbernya bisa dipercaya. Begini ceritanya, ceritanya begini, (halah, kok plintat-plintut), suatu kali (saya males menulis tanggal dan tempatnya, biar beda aza dari tulisan wartawan), telah dilaksanakan bedah buku karya sastra. Bukan kebetulan jika buku yang dibedah itu adalah buku kumpulan cerpen yang ditulis oleh saya sendiri (tidak bisa dihindarkan penyebutan nama saya sendiri sekalipun kedengarannya agak narsis). Tapi semua karya dalam buku itu tidak saya tulis sendiri kok, berdua. Yakni duet dengan Sandi Firly. Acara bedah buku memang direncanakan, namun saya tidak ikut hadir menyaksikan orang-orang ngebedah buku tersebut. (ihhh syerem…)

Ada salah satu karya cerpen saya yang sungguh-sungguh dimaki, bahkan buku tersebut (Perempuan yang Memburu Hujan; Tahura Media, 2008) dikategorikan sebagai buku jelek, tidak laik jual dan cerpen yang tadi saya maksud judulnya adalah‘Chantika dan Bola Matanya’.

Tapi keanehan selalu terjadi, setelah saya mendapat kabar tentang makian tersebut, datang sebuah SMS yang mengaku sedang membaca cerpen saya. Ia katakan bahwa cerpen ‘Chantika dan Bola Matanya’ keren, bagus, asyik, bikin merinding (apakah saya narsis?). Kenyataan itu membuat saya jadi bingung. Ada yang bilang jelek dan juga ada yang menyukainya.

Nah, teman-teman semuanya, apalagi yang sudah terlanjur membeli buku tersebut dan belum sempat memaki, hehehe…saya buka seluas-luasnya di sini. Tapi teman-teman harus tahu, bahwa Anda bukan orang yang pertama dan makian ini tidak akan menjadi SPAM bagi saya. Kalau ingin memuji, tolong lupakan saja!

Entry filed under: Umum. Tags: , , , , .

Peluang mendapatkan buku gratis…kenapa tidak dicoba? Jangan salahkan saya…

4 Komentar Add your own

  • 1. annmolly  |  10 Mei, 2008 pukul 4:14 am

    Itulah bukti bahwa mahkluk homosapien itu bener2 heterogen!

    Balas
  • 2. enno  |  26 Mei, 2008 pukul 3:19 am

    lupakan saja makian itu… saya blom baca.. tapi sebagai pencinta hujan, saya suka tuh judul bukunya! salam kenal🙂

    Balas
  • 3. gita  |  1 Juni, 2008 pukul 1:44 pm

    asik too karyanya ada sanjungan juga makian. selamat mas.. atas lahir buku barunya. hehehehe….

    Balas
  • 4. darma  |  10 Desember, 2008 pukul 10:49 am

    Santai saja, orang itu masih memegang dogma-dogma lama,
    jangan dulu patah
    jangan dulu lelah
    ….

    Saksi mata

    Balas

Tinggalkan pesan sesuai konteksnya:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Statistik:

  • 283,231 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

%d blogger menyukai ini: