Hasil Rapat dengan Panitia Telkom Speedy Competition

7 Mei, 2008 at 8:47 am 40 komentar


Tulisan ini cukup panjang, terimakasih atas keinginan teman-teman untuk membacanya.

Kemarin, selasa 6 Mei 2008, kembali saya diundang oleh pihak panitia Telkom Speedy Competition untuk ikut serta dalam rapat panitia di Banjarmasin. Undangan ini sebagai tanggapan pihak panitia atas beberapa ide dan saran yang saya sampaikan kepada mereka via handphone. Sebenarnya saya tidak ingin mencampuri segala keputusan pihak panitia. Saya sendiri bisa merasakan, melaksanakan kegiatan bukanlah urusan gampang. Tidak hanya lelah yang mereka dapat, tapi kadang juga resah dan gundah. Apalagi Telkom Speedy Competition kali ini tidak main-main. Banyak acara yang telah mereka siapkan di bulan Juni 2008 mendatang. Tidak hanya lomba blog dan desain web, tapi juga lomba game online, Lomba Olimpiade Sains Online, dan Blog Clinic. Di samping itu, panitia juga menyajikan acara hiburan untuk turut memeriahkan acara tersebut. Bukankah ini kerja yang luar biasa? Butuh banyak persiapan agar acara tersebut bisa berjalan dengan sukses. Mulai menyiapkan sound system, sewa gedung, periklanan, konsumsi…pokoknya mulai dari yang besar hingga hal-hal yang sepele. Memang, saya tidak harus memikirkan hal itu, toh sepenuhnya urusan panitia. Tapi jika kemudian saya memberikan ide dan saran, yang konsekwensinya perubahan-perubahan dari semua yang telah panitia rencanakan sejak awal, bukankah bisa saja saya menjadi masalah bagi mereka di luar masalah-masalah lain yang sedang menghadang?

Sebenarnya, ini bukan atas kehendak pribadi. Beberapa teman blogger Kalsel, seperti Manusia Super dan Amed, juga mengharapkan apa yang menjadi ganjalan di hati teman-teman, sudah sepantasnya untuk disampaikan. Saya juga teringat suatu kali ketika diskusi dengan Mia (bendahara Komunitas Blogger Kalsel) tentang support yang diberikan komunitas kepada pihak panitia. Katanya, itu sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memberikan keputusan sekaligus mendapatkan informasi sejelas mungkin mengenai acara Telkom Speedy Competition. Tujuannya adalah agar teman-teman blogger tidak simpang siur dalam menanggapi lomba tersebut.

Baiklah. Saya akan berusaha semaksimal mungkin. Apa pun keputusannya nanti, hak panitia penyelenggara yang memutuskan. Terimakasih buat Mia, Mansup dan Amed yang banyak sekali memberikan pencerahan di otak saya yang bebal ini. Demikian juga saran-saran yang dikirim di speedycompetition.wordpress.com. Itu semua menguatkan saya untuk menghadiri undangan panitia dan memanfaatkan moment tersebut untuk menyampaikan aspirasi yang berkembang saat ini.

Agenda yang saya bawa pada saat itu adalah:
1. Menyarankan untuk perubahan kriteria lomba pemenang untuk blog.
2. Menyarankan penambahan acara yakni Speedy Blogger Award Kalsel 2008.

Di depan para petinggi Telkom Kalsel dan panitia lainnya, saya sampaikan dua hal tersebut dan mengutarakan segala yang menjadi masalah atas kriteria yang telah mereka buat sebelumnya. Pertama, desain blog. Ini soal keterbatasan peserta dalam mendesain blognya sebaik mungkin. Layanan di blogspot memungkinkan blogger untuk mendesain segala rupa tapi bagaimana dengan wordpress, multiply dan lain-lain? Kita tidak bisa memaksakan seseorang untuk berpindah ‘rumah’. Dan jika lomba ini tetap berdasarkan desain, saya mengendus ada ketidakadilan bagi banyak peserta. Betapa tidak, saat membaca komentar di http://speedycompetition.wordpress.com. Ada beberapa peserta yang meminta perubahan URL, yang sebelumnya di wordpress.com pindah ke hosting berbayar yang sangat fleksibel dalam urusan mendesain. Gejala itu adalah motif yang mendasari bahwa kriteria lomba ini masih memiliki keterbatasan untuk diikuti semua blogger Kalimantan Selatan. Setelah panjang lebar, akhirnya sampailah pada usulan agar pemenang dinilai berdasarkan kategori saja. Yakni, kategori blog posting terbaik, blog terinteraktif dan blog lokalitas terbaik. Ketiga kategori ini menurut saya, Amed dan Mansup sangat universal dan bisa dipertanggungjawabkan nilai obyektifitasnya.

Setelah mengutarakan hal-hal di atas, General Manager (GM) Kandatel Kalsel, M. Khamdan angkat bicara, bersiap-siap memberi putusan. Setelah merenung sejenak, dalam waktu singkat, beliau langsung memberikan putusan – yang bagi saya – amatlah mengejutkan.

“Saya setuju!” ucap beliau sangat yakin. Apa yang saya pikirkan bahwa akan terjadi perdebatan hebat mengenai saran yang tadi saya ajukan ternyata tidak terbukti. Dengan keputusan itu, keyakinan saya berlipat-lipat, Telkom Speedy sungguh menghargai dan ingin memajukan dunia blog di Kalsel. Dalam hati, inilah enaknya berurusan dengan pak Khamdan, saya melihat profesionalitas yang terpancar dalam dirinya. Pak Khamdan yang saya tahu juga ngeblog, ketika beliau harus mengambil keputusan dengan cepat, ia dapat segera memposisikan dirinya sebagai blogger dan ‘mengalahkan’ dirinya sebagai General Manager yang berhak atas segala putusan. Padahal beliau bisa saja mengatakan kepada saya, “Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.” Ternyata beliau tidak melakukannya.

Dengan adanya perubahan kriteria, otomatis terjadi perubahan pula terhadap jumlah pemenang. Yang semula hanya empat (desain blog & web) sekarang menjadi delapan pemenang. Enam untuk desain blog (masing-masing kategori diambil dua orang) dan dua sisanya untuk desain web. Agar tidak menjadi beban panitia, saya mengusulkan agar total hadiah dibagi-bagi saja. Toh niat kita ingin memajukan dunia blog Kalsel, bukan sekadar masalah menang atau kalah, meski nilai hadiah yang diberikan lebih kecil, setidaknya kita telah melakukan sesuatu yang terbaik untuk perkembangan blog Kalsel. Apalagi ini baru untuk pertama kalinya. Dari sini kita bisa belajar banyak hal untuk kompetisi di tahun-tahun mendatang. Itu pun jika Telkom Speedy masih berkenan dan peduli dengan blog Kalsel.

Mengenai Speedy Blogger Award Kalsel 2008, pak Khamdan juga setuju bahkan sangat antusias. Siapa yang akan mendapatkan penghargaan tersebut, kita tunggu saja dalam acara final Telkom Speedy Competition mendatang, Juni 2008. Yang pasti itu bukan saya (hehehe…) bahkan karena saya tidak sengaja terlibat dalam urusan panitia, agar tetap etis, mau tidak mau saya harus mengundurkan diri menjadi peserta Telkom Speedy Competition.

Disela-sela pembicaraan, pihak panitia juga menitipkan pesan bahwa pihak panitia mengundang seluruh blogger Kalsel, dan tidak menutup kemungkinan luar Kalsel untuk dapat hadir dalam acara final. Anggap saja itu pesta (kopdar) Blogger Kalsel. Di sana kita bisa saling berbagi informasi dan saling mengenal satu sama lainnya. [ ]

Iklan

Entry filed under: InfoKegiatan. Tags: , , , , , , , , .

Tips Gila dari Toko Buku: Penulis Lokal, So What Gitu Loh? Begini katanya…

40 Komentar Add your own

  • 1. TAMBAL BAN-jarbaru  |  7 Mei, 2008 pukul 5:07 pm

    NAPA AKU KADA DIUNDANG YU….SAPA TAHU ADA MASUKAN JUA DARI KALANGAN TUKANG TAMBAL….KAN KD SALAH NYA MENDAPAT MASUKAN DARI ORANG2 YG BERPENDIDIKAN RENDAH…..BILA BUHAN NYA RAPAT…JADI TUKANG PARKIR NYA BARANG….KAMI NI…

    Balas
  • 2. pakacil  |  7 Mei, 2008 pukul 10:09 pm

    yaa.. mau berubah bagaimana oke saja, tujuan kita (baca: aku) hanya meramaikan acara.

    Cuma satu yang paling penting Har, ini prinsip, tolong dijelaskan secara terbuka kalau bisa. Jar panitia sampai sibuk menyiapkan konsumsi, ini masalahnya, ransumnya apa? jangan daging lah tho… tolong sampaikan banar nah…

    😀

    ♣ Salam.-

    Balas
  • 3. harie insani putra  |  8 Mei, 2008 pukul 2:15 am

    To Tambal Ban:
    Ulun undang pian ka rumah, tampulu ada ban dump truk nang buntus…dimapa nah?

    To Pakacil:
    Kirain apa. Prinsip…prinsip. Kada kawa managuk daging kah? mun daging mantah kyapa jar?

    Balas
  • 4. SHALEH  |  8 Mei, 2008 pukul 3:50 am

    Woow, akhirnya persaingan untuk mendapat hadiah menjadi lebih seru karena desain udah dihilangkan. hadiahnya nambah juga ga. hahahahah

    Balas
  • 5. ichal  |  8 Mei, 2008 pukul 6:02 am

    Kalo saya yang jadi masalah di duta mallnya itu lo…ngga bisa merokok..!!!…euheuheuhhue

    Balas
  • 6. annmolly  |  8 Mei, 2008 pukul 6:54 am

    Alhamdulillah akhirnya konsep dasar lombanya udah berubah. Soal desain dari berbagai macam platform blog memang tidak bisa disama ratakan kemudian diukur.

    Balas
  • 7. speedycompetition  |  8 Mei, 2008 pukul 8:09 am

    Terimakasih atas releasenya.

    Balas
  • 8. harie insani putra  |  8 Mei, 2008 pukul 8:20 am

    To Shaleh:
    Seru…seru…ayo diserbu. Gak pake nanya hadiah. hehehe

    To Ichal:
    Kalau di lapangan sepakbola nanti dibilang Telkom Speedy Football, dong! hehehe…

    To annmolly:
    Bener, Mas. Untunglah panitia menyetujuinya.

    Balas
  • 9. yetty  |  8 Mei, 2008 pukul 3:28 pm

    Menurut saya gak usahlah pake konsumsi segala. Ngerepotin panitianya aja. Udaah, kita santai aja, toh dsktr situ kan byk yg jual makanan. Lebih baik panitia bisa santai dan berbaur dengan peserta, daripada musingin jumlah lempernya cukup ato ga. He..he

    Balas
  • 10. harie insani putra  |  8 Mei, 2008 pukul 4:14 pm

    To Yetty:

    Betuul juga, Tuh. Hehehe…Buat mbak Yetty barangkali gak masalah, banyak duit sih…jadi bisa jajan. Traktir saya dunk!

    Balas
  • 11. taqi  |  8 Mei, 2008 pukul 8:13 pm

    @yetty: yeaaa ngga ada konsumsi..kmu yang nraktir semua anak2 ya…hahaha..

    iya..saya juga lebih senang dengan konsep lomba seperti yang baru sekarang, stimulus yang baik bagi bloger kalsel…

    Balas
  • 12. pakacil  |  8 Mei, 2008 pukul 11:39 pm

    @ Harie :
    daging mantah ?!? pinanya harus menyamakan presepsi dulu nah kita, kalu pina luput 😀

    @ Yetty & Harie :
    Sepakat ! sepakat kalo Yetty traktiran, di Solaria aja jua boleh kok 😉

    @ Ichal :
    rupanya ada masalah yg sama. kekekekek…

    Lho…. kenapa jadi kaya Forum Diskusi yang numpang di tempat Harie ?
    😀

    Balas
  • 13. ManusiaSuper  |  9 Mei, 2008 pukul 2:43 am

    Ulun maka am, lawan amet kujuk-kujuk dicelengi satpam kada tetamu mencari ruang rapat sampai jam 5… :mrgreen:

    Tapi untung ja, lancar… Maju terus BLOGGER KALSEL!

    Balas
  • 14. harie insani putra  |  9 Mei, 2008 pukul 4:27 am

    To Pakacil:
    hihihi…pabilakah btamuan wan pian lah? pian ada tahutang soto sepiring lo? hahaha

    To All, Up Yetty:

    Mbak Yetty yang baik, perkenankanlah kami mengajukan permohonan agar gaji satu bulanmu itu dibuat untuk mentraktif kami saat di Banjarmasin nanti.

    To Ichal:
    Hahaha…selalu ada masalah yg sama, ya? dan selalu saja diselesaikan dengan cara yg sama juga kan? hahaha…

    Lho, kok Ichal ikut diskusi juga. Siapa kamu, hayo ngaku, punya KTP gak? hehehe

    To Mansup:
    Kira-kira mun pian nang jadi Satpam, kyapa lah tindakannya? Handak lihum batarusankah? Hidup Blogger Kalsel….

    Balas
  • 15. yee  |  9 Mei, 2008 pukul 6:56 am

    wkakak aku mah belum dapat gaji. saya masih mahasiswa mas, dan masih bayar spp.

    Balas
  • 16. Pakacil  |  9 Mei, 2008 pukul 9:03 am

    @ Yee a.k.a Yetty
    tenang aja, kami betul² mengerti dan faham kok, bahwa……. urusan traktiran tidak ada kaitannya dengan status mahasiswa atau bukan. Semua memiliki hak untuk mentraktir.

    Nah, tinggal pembagian tugas aja lagi, tugasku dan Harie adalah mengajak makan, Yee yang kemudian bertugas bayar. Pembagian tugas yang adil bukan?
    *ga mau tau: on*

    😉

    @ Harie
    Untuk soal soto bisa konfirmasi jadual melalui telepon, dan nomor telepon bisa didapatkan melalui Yee a.k.a Yetty.
    *sok birokratis: on*
    😀

    Balas
  • 17. harie insani putra  |  9 Mei, 2008 pukul 9:52 am

    To Yetty & Pakacil :

    Apa sebaiknya Pakacil segera mengambil tindakan preventif sekarang juga. (Wakakakak) Daku kasihan membaca penuturan bahwa Yetty ternyata seorang Mahasiswi yang belum punya gaji. Ayolah, Pakacil. Dikau yang ambil alih tugas traktir mentraktir ini. Daku dan Yetty tentu akan sangat berterimakasih jika dikau berbijaksana hati. Aq sumbang deh Rp.3000 buat bayar parkir kita bertiga.

    Balas
  • 18. pajrina55  |  9 Mei, 2008 pukul 2:29 pm

    nah, ini pang nang ulun harap2 akan. Lain lombanya aja, jua hiburannya, nang di tunggu-tunggu itu bakumpulannya. Behg..asa keren tu pank mun takumpulan makhluk2 nya.hahahah. Makasih n salam hormat atas perjuangannya. Mantap jua pian neh, kekawanan di marabahan jadi jua pina karanjingan ngeblog. Lamun acara bakumpulannya jadi, tolong kaina pas parak final di tulis ganal2 tu di http://speedycompetition.wordpress.com tu undangan resminya.heheh.Sekedar usul tema nya nah :

    “Kami Blogger Kalsel, kada handak jadi artis, apalagi jari penjahat. Kami cuma handak babagi ilmu, babagi kisah mudah-mudahan banyak manfaatnya”

    Balas
  • 19. pajrina55  |  9 Mei, 2008 pukul 2:38 pm

    umpat pank menyoto nya..hahahahah, lapar nah

    Balas
  • 20. harie insani putra  |  9 Mei, 2008 pukul 3:29 pm

    To Pajrina55:

    Turunakan kawal blogger Marabahan sabarataan. Jakanya ada nang hakun manyumbangakan banner khusus gasan bakumpulan di Banjarmasin kaina, asyik tupang. Adakah kawanan blogger nang ahli desain grafis? Sumbang pang bannernya…nyaman kita ajuakan wan panitia Telkom Speedy Competition.

    Up To Pakacil:
    Pajrina55 handak umpat jar. Mun pina ngalih soto, lontong orari barang….wakakakakkkkk

    Balas
  • 21. Pakacil  |  9 Mei, 2008 pukul 4:15 pm

    protes…! protes… !!!
    kanapa urusan traktirannya bapindah ta ka wadah Pakacil ?!? Maka asalnya wadah dinda Yetty.. *melirik mode: on* *kabuuurr*
    😉 😀

    ehm… Pajira55 handak umpat juakah?
    jelas² dulu nah, Pajri nya kah, Rina nya kah yang umpat?

    Kanapa Harie nih baubah pulang ka Lontong Orari. Mun lontong, lontong aja masih nyaman, mun Orari-nya, takuni Pa Arsyad aja, sidin jagaunya bahari… hehehehe..
    😀

    Balas
  • 22. taqi  |  9 Mei, 2008 pukul 5:39 pm

    makan-makannya di hadangi tu punk…

    Balas
  • 23. harie insani putra  |  9 Mei, 2008 pukul 6:09 pm

    Buat Taqi:

    Antara dua ja, amun kada mbak Yetty, bearti Pakacil sponsornya. Eh hadang satumat lah, maksud pian pas wayah kami bamakanan pian mahadangi ja kalo, kada umpat makan…hihihiiii

    Balas
  • 24. tyo'  |  10 Mei, 2008 pukul 6:47 am

    wah bos untuk rapat kemarin tgl 6 mei 2008, aku sebagai project officer event speedy competition, merasa terima kasih banget telah diberi saran…karena bagi aku saran tuh sangat penting untuk menunjang lebih baik jalannya suatu event….mohon dukungannya terus bos..thanks

    Balas
  • 25. Pakacil  |  10 Mei, 2008 pukul 5:04 pm

    umay… purunnya Har lawan Taqi, di suruh menonton ja urang makanan. Kaya ini aja sudah, kita bagi tugas. Situ membayari Taqi, biar aja Pakacil bakalah mambayarakan Yetty, kada papa jua.
    hehehe….
    😀
    *ada mau mode : on*

    Balas
  • 26. taqi  |  10 Mei, 2008 pukul 11:22 pm

    pakacil maunyaaaaa..kada usah barabut..ulun di traktir tiga2 nya kada pa2 jua, mas hari-pakacil-yetty..han apalagi..deal…

    Balas
  • 27. taqi  |  11 Mei, 2008 pukul 7:20 pm

    minta izin kutip isi postingannya mas ya..

    Balas
  • 28. harie insani putra  |  12 Mei, 2008 pukul 12:22 am

    To Tyo:
    sama-sama

    To Pakacil:
    Samantang ulun batopi purun, lalu disambati tarus. hehehe…jar taqi wahini posisi di jogja, jadi anak kos. Bujurkah yuk?

    To Taqi:
    Mau diapain tulisanku? jangan diperbanyak demi kepentingan bisnis ya…wakakakakakkkkk ada ISBN loh….xixixixixi
    Pian di Yogya kah? senin 12 Mei 2008 ini ulun ke sana, maurusi bisnis kecil-kecilan…(sok pebisnis, padahal handak babulik ka asal, jadi pemulung), mudah pian membaca komen ini, terus kita bisa betamuan. Ulun traktir makan di sarkem dah…

    Balas
  • 29. taqi  |  12 Mei, 2008 pukul 11:36 am

    k jogja kah pian..ok..hmm…bisnis ehm..ehm..janji traktir..
    busettttt makan apa di sarkem…kina pian hubungi aja ulun..cp ulun kirim k email pian haja lah….

    Balas
  • 30. Pakacil  |  12 Mei, 2008 pukul 5:45 pm

    @ Har
    bukan soal topinya, tapi purun’nya, hihihi…

    di Yogya kah situ wayah ini, kada mau traktiran di Banjar sakalinya traktiran di sana inya. Parah banar am nah, menghindar badahulu…
    hahahaha….

    nyamankah makan di sarkem tu Har?
    *mode lugu : on*

    Balas
  • 31. yetty  |  22 Mei, 2008 pukul 10:23 am

    Pada ngomongin aku yaaaa… Kalo saya dapat juara, semua ku traktir!!!

    Balas
  • 32. yetty  |  22 Mei, 2008 pukul 2:01 pm

    Yang menang, baik itu mas harie, taqi ataupun pakacil, WAJIB TRAKTIR!

    Balas
  • 33. pakacil  |  23 Mei, 2008 pukul 1:37 pm

    @ Yetty
    ngomongin sih ga, tapi ya di sentil-sentil dikit aja. Lagi pula sepertinya sudah terjadi perubahan arah angin. Padahal asal muasalnya Yetty yang diplot sebagai Dewi Penyelamat Konsumsi kita. Lha… semakin ke sini kok ya semakin berubah dari Yetty. Inikan sama halnya dengan pembelokan masalah, yg diawali oleh si empunya blog ini pula… hahahaha….

    Urusan traktiran sih sama sekali terlepas dari soal siapa yang menang, yang penting makan dan bukan daging.

    Kalau Yetty kan bagus tuh, bisa memperhitungkan asupan gizi dan rasa bagi kita semua. Kalau si Harie atau Taqi yang disuruh ngukur kadar itu sih aku pesimis hitungannya tepat, terutama untuk kadar gizi-nya, tapi kalau soal rasa sih mungkin boleh di uji coba dulu.

    Bagaimana, sepakat? Kita kembalikan ke posisi awal?

    😀

    *soriiii.. kepanjangan, jadi kaya ngetik dirumah sendiri, terbawa perasaan soalnya….*

    Balas
  • 34. pakacil  |  23 Mei, 2008 pukul 1:44 pm

    Oh iya Har, lagi pula ada yg ultah tanggal 25 Mei ini…
    hayyoooo… siapa gerangan?
    jadikan satu event aja…
    😀

    Balas
  • 35. harie insani putra  |  23 Mei, 2008 pukul 2:02 pm

    To Pakacil:

    *soriiii.. kepanjangan, jadi kaya ngetik dirumah sendiri, terbawa perasaan soalnya….*

    Hmmm…terbawa perasaan? Aq jadi piktor neh (pikiran kotor), kan tulisan Pakacil dialamatkan kepada Yetty, apakah ada suatu kesalahan ketika aku memaknai teks-teks tentang ‘terbawa perasaan’ tersebut. wakakakakkkk…

    25 Mei…? Who? Ayo ngakuuuuu…! Jadi pengen ngundang semua teman-teman untuk merayakannya…

    Balas
  • 36. ichal  |  23 Mei, 2008 pukul 2:54 pm

    Piye Dab,salam kenal juga…final di lapangan aja yo..biar bisa ngerokok..(lirik² ke pakacil)

    Balas
  • 37. harie insani putra  |  23 Mei, 2008 pukul 3:00 pm

    To Ichal:
    Wah, kalo aq sih gak masalah final di lapangan. Urusan rokok sih sama saja. Aq mending kalah daripada masuk final tapi gak bisa ngerokok…hahahaha….

    Balas
  • 38. pakacil  |  24 Mei, 2008 pukul 4:15 am

    @ harie
    Wah, jangan melebar lah… hahahha…
    perasaan maksudnya adalah perasaan tidak terima, kalau acara traktiran ini berpindah tangan secara sepihak, dan melenceng dari agenda semula yang bukan aku.. hahaha….

    Kalau masalah kotornya, aku punya sapu ijuk dan sapu lidi, mau?

    @ ichal
    kok lirik-lirik aku chal? kamu masih normal kan?
    *ragu-ragu mode: on*
    😀

    Balas
  • 39. pajrina55  |  6 Juni, 2008 pukul 3:46 am

    kayaa jua makannannya? maka pas banar nah kami be 2 masuk jua..wkawkakwkawkakwakw

    Balas
  • 40. erline  |  14 September, 2009 pukul 12:57 pm

    ada info baru nich bro…layanan speedy prabayar satu kali untuk akses 3 / 3,5 / dan 4 tahun…diiutng itung murah bget…

    Balas

Tinggalkan pesan sesuai konteksnya:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

Statistik:

  • 288,888 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

RSS Berita Banjar

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: