Internet ‘Murahan’

6 November, 2007 at 11:17 am 8 komentar


BARANGKALI Anda pernah berpikir hal yang sama dengan saya. Bagaimana caranya bisa online langsung dari rumah dengan biaya murah? Konon kabarnya, itu bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan HP CDMA. Saya jadi tertarik ingin langsung mencoba. Pusing-pusing, saya cari pinjaman HP. Untung Adik saya punya. Ternyata mendapatkan HP CDMA saja belum cukup. Setidaknya perlu sedikit pengetahuan Bagaimana memanfaatkan HP tersebut agar bisa konek internet. Pertama, saya harus menentukan jenis sim card yang ingin digunakan. Kartu apakah pilihan saya?
Sebelumnya saya sudah pernah menggunakan salah satu layanan operator GSM. Tapi akibatnya bukan ngirit pulsa, justru borosnya amit-amit. Kemudian ada dua pilihan yakni Flexi dan Star One. Percayalah, kedua operator ini memiliki promosi yang amat menjanjikan. Bukankah kenyataannya tergantung hasil pembuktian? Begitulah. Saya coba satu demi satu. Di sini (bukan maksud promosi tapi lebih taat pada hasil pembuktian yang saya lakukan sendiri) cobalah gunakan Star One. Atas rekomendasi teman saya, ternyata kita bisa menikmati layanan Time Based. Maksudnya penggunaan internet dalam hitungan waktu, bukan Volume Based. Caranya adalah, ketik Reg Time lalu kirim ke 799. Tidak lama kemudian ada balasan bahwa permohonan akan diproses selama 1 x 24 jam. Wah, artinya harus menunggu lama. Padahal sudah tidak sabar ingin Online. Tapi ternyata, menyusul kemudian sms dari pihak operator yang memberitahukan bahwa Time Based telah diaktifkan. Ternyata mereka tahu apa yang saya pikirkan. Atau memang begitulah harusnya sistem kerja mereka. Great service! Thanks for your attention.

Untuk bisa mulai koneksi, saya butuh kabel data DKU 5. Harganya bervariasi. Saya pilih yang agak mahalan sedikit. Bukan apa-apa sih. Cerita punya cerita, yang harganya murah ternyata banyak masalah. Salah satunya mengganggu aktivitas koneksi. Tiba-tiba bisa terputus dengan sendirinya. Tapi Anda perlu buktikan sendiri tingkat validitas masalah ini. Nah, setelah DKU 5 terbeli. Sekarang saya harus pergi ke warnet dulu untuk download software modem dan cara instalasinya. Lihat saja di http://www.mystarone.com. Setelah mengikuti semua petunjuk yang ada, dengan jantung yang berdebar-debar, ternyata berhasil juga. 230,4 Kbps gitu lo. Mak nyussss!!!
Tapi benarkah niat awal koneksi internet murah di rumah sudah berhasil dengan baik? Anda harus mencobanya sekarang. Rugi jika tidak. Penasaran??? yang jelas, saya langsung memutuskan membeli HP CDMA sendiri. Cari harga yang paling murah. Sampai di sini saja dulu. Pengalaman dahsyat lainnya sedang saya tulis. Makanya sering berkunjung ke sini dong, jika perlu di Bookmarks sekalian. Yang jelas catatlah alamat blog ini dalam ingatanmu atau buatkan linknya di blogmu.

Iklan

Entry filed under: Trial & Error. Tags: , , , , , .

Tentang Lomba Tulis Artikel se-Indonesia. Aruh Sastra Kalsel IV

8 Komentar Add your own

  • 1. sandi  |  6 November, 2007 pukul 5:12 pm

    Boleh juga tuh internet murahan.. kapan-kapan boleh tes ya… (tapi aku kok merasa ente seperti anak kecil yang baru saja mendapat permen rasa baru, hehee…)

    Balas
  • 2. harie insani putra  |  7 November, 2007 pukul 8:32 am

    hehehe….kalau mau ngetes bawa pulsa sendiri ya? (toeng…) Begitulah bos, ternyata jadi anak kecil itu menyenangkan. Bukankah orang-orang dewasa juga masih membutuhkan kesenangan macam begitu? makanya jadi anak kecil saja, hehehehe…

    Balas
  • 3. zulfaisalputera  |  8 November, 2007 pukul 7:26 pm

    Ngomong-ngomong siapa teman yang beri kau rekomendasi untuk menggunakan starone? Kenalin dong! Ehmmmmm

    Balas
  • 4. sandi  |  9 November, 2007 pukul 5:47 pm

    mau tahu siapa teman yang memberi rekomendasi kepada Harie?
    “Sayaaa…!”
    Hahahaaa…..

    Balas
  • 5. harie insani putra  |  11 November, 2007 pukul 5:33 pm

    ehem…ehem…belum dijawab, sudah ada yang ngaku. Jadi males bicara nehhh….hehehehehehehehehehhehehhehehhehehhehehehehheheh

    Balas
  • 6. jupri  |  17 November, 2007 pukul 4:05 am

    Terimakasih mas. Saya berhasil koneksi juga setelah mengikuti panduan di tulisan ini.

    Balas
  • 7. doktercinta  |  26 November, 2007 pukul 7:12 am

    Bpk Harie, ulun salah satu penikmat sastra jua…
    Ni lg belajar nulis2 cerpen..n esai
    Cuma kadang2 bingung waktu mbuat endingnya,,pasti kada seperti yang diharapkan..
    Btakun lawan pian.. Kyapa caranya biar bikin awal dan ending yang keren??
    Makasih sebelumnya
    Slam kenal.. Aulia Rachman (ulun dokter muda di RSUD Ulin)

    Balas
  • 8. Andres Fhan  |  20 November, 2008 pukul 5:41 am

    UNTUK MEMBAWA BANGSA BESAR INI KELUAR DARI KETERPURUKAN , TIDAK DIBUTUHKAN ORANG BESAR. CUKUP ORANG YANG MENGHARGAI SEJARAH , CUKUP ORANG YANG MENCINTAI BANGSA INI DARI LUBUK HATINYA YANG PALING DALAM http://www.pnim-kalsel.com

    Balas

Tinggalkan pesan sesuai konteksnya:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Arsip

Kategori

Twitter Terbaru

Statistik:

  • 287,784 Kali Mendapat Kunjungan
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

RSS Berita Banjar

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: