Tips Mengirim Karya Sastra ke Surat Kabar (1)

29 Juli, 2008

Tips ini saya berikan bukan berarti menjamin 100% karya sastra Anda akan diterbitkan oleh koran. Tapi bukan berarti Anda tidak memiliki kesempatan untuk itu. Berikut akan saya uraikan hal-hal yang patut diperhatikan sebelum mengirim karya sastra ke surat kabar. Semoga mencerahkan.

Surat Kabar Apa yang Anda Tuju?
Memahami karakter sebuah media sangat penting dilakukan jika karya Anda ingin mendapat peluang diterbitkan oleh media tersebut. Bagaimanapun, tiap-tiap surat kabar memiliki kriteria masing-masing. Jadi, tak ada salahnya mempelajari satu demi satu karya sastra yang terbit di tiap-tiap surat kabar. Bagaimana cara mempelajarinya? Mudah kok. Coba Anda baca karya sastra koran yang dipublikasikan kembali oleh www.sriti.com. Lakukanlah riset kecil-kecilan dengan cara memilah surat kabar yang memuatnya. Ambil 10 cerpen atau 10 puisi, bahkan lebih. Sediakan waktu untuk membaca keseluruhan karya sastra tersebut. Dengan cara itu, Anda akan mengetahui kecenderungan masing-masing media surat kabar ketika meloloskan (menerbitkan) sebuah karya sastra di surat kabar mereka.

Di Indonesia, banyak sekali surat kabar yang memuat karya sastra. Jadi, Anda jangan pesimis jika karya Anda ditolak salah satu media. Itu bisa saja karena kurang jelinya Anda memahami karakter surat kabar yang dituju. Bagaimana memahaminya bisa dilakukan dalam bentuk yang saya contohkan di bawah ini.

http://www.suaramerdeka.com
Surat kabar ini cenderung memuat karya sastra dengan tema-tema bebas. Tidak terikat dengan lokalitas atau pun religi. Biasanya, jumlah karakter kurang lebih sebanyak 12.400 karakter. Email: rep@suaramerdeka.com

http://www.suarakarya-online.com

Surat kabar ini cenderung memuat karya sastra dengan tema-tema bebas. Namun, banyak karya yang mereka terbitkan kental dengan unsur lokalitas. Jumlah karakter kurang lebih tulisan sebanyak 10.073 karakter.

http://www.balipost.co.id

Surat kabar ini mengusung tema-tema lokalitas, religiunalitas (tertentu), tema bebas (seluk beluk Bali). Jumlah karakter, kurang lebih 7.868. Terakhir yang saya ketahui, untuk pengiriman naskah bisa menghubungi sdr(i) Ira, dengan alamat blog http://irapuspitaningsih.blogspot.com

http://www.suarapembaruan.com

Surat kabar ini menerima karya sastra dengan tema-tema bebas, tidak kentara lokalitasnya. Jumlah karakter, kurang lebih 9768. email: koransp@suarapembaruan.com

http://www.republika.co.id

Surat kabar ini mengusung tema-tema religi islam dan lokalitas. Jumlah karakter, kurang lebih 9000. email: sekretariat@republika.co.id

Untuk surat kabar lainnya, silakan Anda pelajari sendiri. Untuk tips berikutnya, mohon sabar. (bersambung)

Entry Filed under: Cerpen, Esai, Referensi, Sajak, Tips Mengarang Cerpen, Tips Menulis, Trial & Error, Umum. Tag: , , , , .

13 Comments Add your own

  • 1. suhadinet  |  29 Juli, 2008 at 3:54 pm

    Makasih, sangat bermanfaat untuk saya yang baru mulai. Ditunggu tips lanjutannya ya.

    Balas
  • 2. rahmat sandi  |  30 Juli, 2008 at 10:24 am

    wah saya tak bisa nulis sastra

    Balas
  • 3. sudianor  |  30 Juli, 2008 at 12:46 pm

    artikel yg sangat bermanfaat…terimakasih. Di tunggu tips berikutnya…salam

    Balas
  • 4. esbe_lubis  |  30 Juli, 2008 at 2:56 pm

    hai ajari dong gmana caranya nulis sastra
    yang sesuai dengan budaya kita
    ada ngak jalan pematang menuju penyair

    Balas
  • 5. fahrizal  |  1 Agustus, 2008 at 5:21 am

    wah makasih atas tips bermanfaatnya… O iya salam kenal saya Fahrizal

    Balas
  • 6. qori  |  1 Agustus, 2008 at 7:08 am

    lagi lagi fahrizal,teman seasrama saya.
    ia memang penulis berbakat menurut saya.

    Balas
  • 7. dien elbanteni  |  22 September, 2008 at 5:40 pm

    dy sempet kebingungan neh buat ngirimin karya tulis.,, artikelnya ok.”””ditunggu tips laennya y

    Balas
  • 8. ira  |  29 September, 2008 at 12:54 pm

    bagaimana denga penggunaa bahasanya??????????????????

    Balas
  • 9. bambang irwanto  |  9 Oktober, 2008 at 11:30 pm

    gue tu gak sempet ngasih komentar. siri yee…

    Balas
  • 10. Rita  |  11 Oktober, 2008 at 1:55 pm

    Tipsnya oke juga. Tambah dong bahasan karakter sastra media masa lainnya, seperti tabloid atau majalah!

    Balas
  • 11. puput  |  24 Oktober, 2008 at 6:41 pm

    makasih tipsnya keren banget. oke deh yang passti ga ada kata terlambat untuk menulis

    Balas
  • 12. Raihana Syafy  |  4 Februari, 2009 at 12:26 pm

    ooooooooow.. ngirim cerpen,artikel ato naskah lewat e-mail bisa to? kasian sananya yang baca didepan komputer terus dunk?????????

    Balas
  • 13. sanur sukur  |  6 Juli, 2009 at 11:01 am

    apa yang harus dicantumkan dalam email selain tulisan,..misalnya no mekening ? alamat ? identitas ? mohon dijelaskan format bakunnya yaa….salam kenal sanur

    Balas

Leave a Comment

hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Mau berlangganan tulisan di blog ini dengan gratis via email? Daftar di sini
web tracker Top Blogs

Kata Bijak Selamanya

"Mencoba Mengumpulkan Yang Berserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna"Pramoedya Ananta Toer"

Yang sering dibaca orang:

Komentar Tulisan

nur esa setya di Belajar membuat komik
Lukman di Untuk Salatiga
Deta Blogger Serang di Untuk Salatiga
kang dwi di Untuk Salatiga
tubir di Untuk Salatiga

Arsip

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile
Powered by BlogCatalog

Arus Pengunjung