Saya dimaki…
9 Mei, 2008
Catatan: Anda bukan orang yang pertama dan makian ini tidak tergolong SPAM
Sebenarnya saya sendiri tidak mendengar langsung makian tersebut, tapi saya jamin sumbernya bisa dipercaya. Begini ceritanya, ceritanya begini, (halah, kok plintat-plintut), suatu kali (saya males menulis tanggal dan tempatnya, biar beda aza dari tulisan wartawan), telah dilaksanakan bedah buku karya sastra. Bukan kebetulan jika buku yang dibedah itu adalah buku kumpulan cerpen yang ditulis oleh saya sendiri (tidak bisa dihindarkan penyebutan nama saya sendiri sekalipun kedengarannya agak narsis). Tapi semua karya dalam buku itu tidak saya tulis sendiri kok, berdua. Yakni duet dengan Sandi Firly. Acara bedah buku memang direncanakan, namun saya tidak ikut hadir menyaksikan orang-orang ngebedah buku tersebut. (ihhh syerem…)
Ada salah satu karya cerpen saya yang sungguh-sungguh dimaki, bahkan buku tersebut (Perempuan yang Memburu Hujan; Tahura Media, 2008) dikategorikan sebagai buku jelek, tidak laik jual dan cerpen yang tadi saya maksud judulnya adalah‘Chantika dan Bola Matanya’.
Tapi keanehan selalu terjadi, setelah saya mendapat kabar tentang makian tersebut, datang sebuah SMS yang mengaku sedang membaca cerpen saya. Ia katakan bahwa cerpen ‘Chantika dan Bola Matanya’ keren, bagus, asyik, bikin merinding (apakah saya narsis?). Kenyataan itu membuat saya jadi bingung. Ada yang bilang jelek dan juga ada yang menyukainya.
Nah, teman-teman semuanya, apalagi yang sudah terlanjur membeli buku tersebut dan belum sempat memaki, hehehe…saya buka seluas-luasnya di sini. Tapi teman-teman harus tahu, bahwa Anda bukan orang yang pertama dan makian ini tidak akan menjadi SPAM bagi saya. Kalau ingin memuji, tolong lupakan saja!
Entry Filed under: Umum. Tag: buku, Cerpen, chantika dan bola matanya, karya sastra, perempuan yang memburu hujan.
4 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed








1.
annmolly | 10 Mei, 2008 at 4:14 am
Itulah bukti bahwa mahkluk homosapien itu bener2 heterogen!
2.
enno | 26 Mei, 2008 at 3:19 am
lupakan saja makian itu… saya blom baca.. tapi sebagai pencinta hujan, saya suka tuh judul bukunya! salam kenal
3.
gita | 1 Juni, 2008 at 1:44 pm
asik too karyanya ada sanjungan juga makian. selamat mas.. atas lahir buku barunya. hehehehe….
4.
darma | 10 Desember, 2008 at 10:49 am
Santai saja, orang itu masih memegang dogma-dogma lama,
jangan dulu patah
jangan dulu lelah
….
Saksi mata